Koranonline.net — Warga Dusun Lendang Randu, Desa Lendang Tampel, Kecamatan Batukliang, Kabupaten Lombok Tengah, dikejutkan dengan penemuan jasad seorang pria di bawah badan jalan, Rabu (9/9/2026) pagi.
Jasad tersebut ditemukan sekitar pukul 07.10 WITA dalam kondisi sudah tidak bernyawa. Di lokasi, warga juga menemukan sepeda motor yang diduga digunakan korban.
Sejumlah warga menduga korban meninggal akibat kecelakaan tunggal. Hal itu lantaran jasad ditemukan bersama sepeda motor di bawah badan jalan yang kondisinya cukup curam.
Namun, informasi lain kemudian beredar di tengah masyarakat. Sejumlah warga menduga korban merupakan pencuri yang membawa sepeda motor hasil curian.
Dugaan tersebut muncul setelah seorang warga dari Repok Puyung mengaku sebagai pemilik sepeda motor yang ditemukan di lokasi kejadian.
Meski demikian, informasi tersebut belum dapat dipastikan kebenarannya.
Bhabinkamtibmas Desa Lendang Tampel, Sahrim, yang langsung mendatangi lokasi setelah menerima informasi dari Kepala Dusun Lendang Randu, meminta masyarakat tidak membuat kesimpulan sebelum ada hasil penyelidikan.
“Saat ini kita melakukan yang sewajarnya saja, untuk yang itu beda ranahnya,” kata Sahrim.
Petugas dari Bhabinkamtibmas bersama Polsek Batukliang kemudian melakukan evakuasi terhadap korban. Proses evakuasi turut dibantu tenaga medis dari Puskesmas Aik Darek.
Korban selanjutnya dibawa untuk menjalani pemeriksaan medis dan proses penyelidikan lebih lanjut guna mengetahui identitas serta penyebab pasti kematiannya.
Tenaga kesehatan yang diminta keterangan belum berani membenarkan berbagai asumsi yang berkembang di masyarakat.
Budi, salah seorang tenaga kesehatan, mengatakan informasi yang diterima sementara menyebut korban berasal dari Tunjang. Namun, pihaknya masih menunggu hasil pemeriksaan lebih lanjut.
“Untuk saat ini kami tidak berani memberikan keterangan, soalnya informasi masih simpang siur, saat ini kami dalam proses otopsi dulu,” jelas Budi.
Hingga saat ini, penyebab pasti kematian korban, termasuk status sepeda motor yang ditemukan di lokasi, masih dalam proses penyelidikan pihak kepolisian.
Masyarakat dihimbau untuk tidak menyebarkan maupun menyimpulkan informasi yang belum terverifikasi hingga hasil pemeriksaan dan penyelidikan resmi keluar.
