Sasamboinside.com — Pemerintah Desa Segala Anyar menyalurkan Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT-DD) Tahun 2026 kepada masyarakat penerima manfaat, Selasa (17/3/2026). Penyaluran yang berlangsung di aula kantor desa itu menyasar warga dengan kondisi ekonomi paling rentan.
Kepala Desa Segala Anyar, Ahmad Zaini, mengatakan program BLT Dana Desa tetap menjadi prioritas meskipun alokasi anggaran dari pemerintah pusat mengalami penyesuaian. Bantuan tersebut difokuskan bagi warga yang tidak memiliki penghasilan tetap, menderita penyakit menahun, atau berada dalam kondisi yang menyulitkan pemenuhan kebutuhan sehari-hari.
“Ini bentuk kehadiran negara di tengah masyarakat. Kami memastikan bantuan ini benar-benar diterima oleh warga yang paling membutuhkan,” ujarnya.
Pada 2026, BLT-DD diberikan kepada 12 penerima manfaat yang masing-masing mewakili 12 dusun. Penetapan dilakukan melalui musyawarah desa bersama Badan Permusyawaratan Desa (BPD) dan unsur masyarakat untuk menjamin ketepatan sasaran.
Sejumlah penerima bahkan harus diwakili keluarga saat pencairan karena kondisi kesehatan yang tidak memungkinkan hadir langsung. Kondisi ini menggambarkan bahwa bantuan tersebut memang menyasar kelompok paling rentan di desa.
Setiap penerima memperoleh Rp300.000 per bulan selama 12 bulan. Namun, penyaluran dilakukan secara triwulanan. Pada tahap pertama ini, warga menerima Rp900.000 untuk periode Januari hingga Maret.
Bagi masyarakat penerima, bantuan ini berdampak langsung pada kemampuan memenuhi kebutuhan dasar, mulai dari membeli bahan pangan hingga membantu biaya pengobatan.
Pemerintah desa juga meluruskan persepsi terkait bantuan sosial lain seperti bantuan beras. Ahmad Zaini menegaskan, desa hanya menyalurkan berdasarkan data dari pemerintah pusat yang mengacu pada kategori desil kesejahteraan hasil verifikasi Badan Pusat Statistik (BPS).
Dengan adanya BLT-DD, pemerintah desa berharap beban ekonomi masyarakat rentan dapat sedikit terangkat, terutama di tengah kondisi ekonomi yang masih menantang.
“Nilainya memang tidak besar, tetapi ini sangat berarti bagi warga untuk bertahan dan memenuhi kebutuhan dasar mereka,” kata Ahmad Zaini.
