OPINI

Oleh: Kadri Ramdani

Koranonline.net – Polemik yang terjadi di Lombok Tengah minggu lalu menarik untuk dibahas. Pasalnya, aksi unjuk rasa yang mempertanyakan pengangkatannya kembali Bambang Supratomo sebagai Direktur Utama Perumda Air Minum Tirta Ardhia Rinjani (PDAM) Lombok Tengah. Tidak ada yang menyela hal ini dalam demokrasi, aksi menyampaikan pendapat di muka umum adalah hak sah setiap warga negara. Namun, publik juga harus sedikit memperhatikan hal-hal yang berkemungkinan terjadi.

Capaian-Capaian PDAM Dibawah Kepemimpinan Bambang Supratomo

PDAM Lombok Tengah mencatatkan serangkaian prestasi konkret. Perusahaan daerah ini berhasil meraih predikat TOP CEO BUMD serta konsisten meraih penghargaan dalam I Indonesia Best 100 BUMD Award kemudian Capaian Kinerja dan Keuangan seperti Full Cost Recovery (FCR), di mana hasil Operasional Perusahaan mampu menutupi seluruh biaya operasional perusahaan sehingga menutupi seluruh biaya operasional secara Mandiri. Di sisi operasional, pembenahan kualitas manajemen, efisiensi penanganan kebocoran, hingga integrasi sistem keluhan pelanggan berbasis digital melalui Call Center menjadi bukti pembenahan yang terukur.

Polemik Pengangkatan Kembali Jabatan Direksi September 2026

Pengangkatan kembali Bambang Supratomo menjadi Sorotan. Ada yang Mendesak Pembentukan Panitia Seleksi (Pansel) Terbuka, menuntut Transparansi Dokumen, Resmi Dasar Hukum, dan juga Audit dan transparansi Keuangan Daerah.

Sebagaimana yang terjadi Aksi Demonstrasi yang bergelombang pada 7 September lalu oleh Aliansi Pemuda Lombok Tengah (APLT) yang menolak pengangkatan kilat Dirut. Dilanjutkan lagi pada 10 September kemarin yang dilakukan oleh LSM Rudal NTB & Tatsura Watch yang mendesak Pembatalan SK Direksi dan Pembentukan Pansel.

Tanggapan Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah

Dsisi pemerintah, Sekretaris Daerah (Sekda) Lombok Tengah, Lalu Firman Wijaya, menjelaskan bahwa pengangkatan kembali jajaran direksi (termasuk Dirut Bambang Supratomo dan Dirum Lalu Muh Lutfi) diklaim sudah mengacu pada regulasi pengelolaan perusahaan umum daerah. Dilansir dari Koranlombok.id edisi 04/09/2026. Bambang Supratomo dinilai telah memenuhi persyaratan kelayakan serta Regulasi yang Berlaku. Tentunya Pemerintah sudah memikirkan secara matang pengangkatan kembali Direksi PDAM tersebut.

Lingkar Utara punya Orang-orang Hebat, Syaratnya Kompak

Dari capaian dan polemik yang terjadi di Lombok Tengah saya tidak berfokus pada masalah yang sebenarnya sudah diselesaikan dan memiliki asas yang sudah dijelaskan oleh Pemerintah di atas. Seperti kelayakan dan segala bentuk Prestasi ketika Bambang Supratomo menjadi Pimpinan.

Namun yang saya soroti terkait dengan Lingkar Utara yang sesama menjadi tokoh malah tidak mendukung satu sama lain.

Narasi ini muncul setelah salah satu tokoh Utara yang menjabat Sekertaris Komisi III DPRD Lombok Tengah Ki Agus Azhar Selasa 18/08/2026 yang ikut mengomentari polemik ini.

Dilansir dari AntaraNTB, Sekertaris Komisi III DPRD LOTENG tersebut meminta Pemerintah Kabupaten melakukan seleksi Ulang secara terbuka terhadap jajaran direksi dan pengawas PDAM karena masa jabatan mereka berakhir di September. Akan tetapi Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah Memilih mekanisme pengangkatan kembali terhadap dua Direksi dengan persyaratan yang berlaku.

Kami Pemuda Utara di didik agar kompak dan saling mendukung satu sama lain serta di ajarkan berdiskusi untuk menyelesaikan masalah. Tentunya kami tidak ingin melihat Tokoh-tokoh kami yang dari Utara saling sikut ataupun tidak saling mendukung satu sama lain.

Hal ini tentu akan di sorot oleh Pemuda yang di Lingkar Utara, karena mereka adalah Regenerasi yang akan melanjutkan perjuangan di Utara. Jangan sampai kami berfikir bahwa ternyata karena inilah Utara tidak di Prioritaskan.

Pemerintah daerah sering kali memprioritaskan kawasan perkotaan dan pusat pariwisata prioritas, sehingga alokasi untuk pemerataan di wilayah utara yang berbukit dan jauh dari pusat kota menjadi lambat. Disinilah kami ingin melihat Tokoh-tokoh Utara ini menyatukan Suara dan Gerakan untuk memperjuangkan kemajuan di Utara. Bukan malah terkesan saling menghambat satu sama lain.

Bersaing dengan Prestasi dan Bukti nyata untuk Masyarakat tentunya yang kami harapkan dari Tokoh-tokoh ini, karena kami pasti membutuhkan bimbingan kedepannya.

Lingkar Utara tidak kekurangan orang hebat. Yang dibutuhkan adalah kekompakan, visi bersama, dan keberanian untuk menempatkan kepentingan masyarakat di atas kepentingan personal.

By Admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *